Tips Keinginan cepat terkabul dan Apapun Masalahnya Doa Solusinya

Tips Berharap Cepat Terkabul dan Apapun Masalahnya Doa Solusinya Bagian 1


Doa Dulu, Doa Lagi, Doa Terus

Ibnu Attoillah as-Sakandari, dalam kitabnya yang berjudul Al-Hikam mengatakan, “Apa yang disebut tidak akan terhalang selama memintanya ke Rabbmu.

Namun, apa yang meminta izin tidak akan datang selama Anda meminta pada riri sendiri.

Dia juga menambahkan, “Di antara tanda berhasil di akhir adalah kembali kepada Allah di awal.” Kita bersyukur kepada Allah karena akhir-akhir ini mengundang kita berbicara banyak motivator, pelatih, dan para ustaz yang memberikan motivasi pada umat.

Bagaimana tidak semua orang memperbaiki efek positif, tetapi sebagian yang lain mengatasi Pertanyaan lain yang enada “bukankah doa saja tanpa usaha sama dengan bohong?” Jangan salah, siapa yang salah?

Yang menarik itu mana mana saja. Kariernya melonjak, usahanya berkah, dan manfaat bagi orang-orang di sekitarnya. salah satunya adalah bapak likin asal seragen seorang pengusaha jam digital masjid

belum berdoa di permulaan, di perjalanan dan di akhir Tentu maklum, seperti Anda, kita pun memiliki komitmen dalam hidup ini.

Entah itu kesuksesan bisnis, motivator, pejabat, penulis, ustaz, guru, dosen, seniman, dan sejenisnya.

Namun, dari keinginan-keinginan tersebut, tidak sedikit yang jatuh dalam perjalanan, jadi cita-cita hanya sebagai kembang tidur yang tidak terwujud. Terkadang hati kita berkata, Mengapa juga berhasil, padahal semua usaha telah dilakukan, entah berapa banyak uang yang dikeluarkan, pengorbanan perasaan, waktu dan pikiran nampak mentok, Ah … Mungkin Rabb tak ridha dengan impian ini.

“Perasaan dan pikiran negatif pun merasuk, ragu mulai menusuk, dan pelan-pelan mulai masuk embusan negatif dari setan yang terkutuk. Seperti yang dijelaskan Thomas Alfa Edison,” Yang membuat orang-orang gagal dalam hidup ada selamat lagi akan sukses. “

Kita boleh saja memiliki banyak keinginan, kita juga tidak salah menggunakan berbagai cara selama tidak ada larangan agama, namun aku menentang larangan kamu satu hal; “putus asa”.

Anda boleh membanting tulang demi sebuah impian, mengeluarkan uang demi sebuah cita-cita, mengoreksi tenaga, waktu, dan pikiran demi masa depan, namun satu hal yang saya larang; “Jangan lupakan Rabb, jangan lupa berdoa!” Terlalu sombong, bahkan tidak berlebihan, jika aku mengatakan terlalu bodoh, mengandalkan impian hanya pada usaha sendiri. Memang bisa saja sukses, itu pun karena kasih sayang Allah, namun hal itu terlalu lama.

Jika ada yang cepat, Bagaimana tidak? Ya, cara cepat hanya satu, DOA. Anda dapat membuktikan sendiri, doa memiliki kekuatan yang tidak masuk akal dan saya yakin kita hanya mampu mengatakan “subhanallah”.

Sudahkah Anda berdoa sebelum membaca buku ini? Mana yang baik, sukses di awal atau di akhir? Ah, yang benar-benar sukses di awal dan di akhir.

Oleh kare-nanya, setiap aktivitas dengan basmalah agar hidup menjadi mudah dan akhiri dengan hamdalah agar usaha menjadi berkah. Betul, bukan? Apa pun impian Anda, bagaimana pun gagalnya menggapai impian itu, mempertimbangkan besar pun tantangan yang menghadang, sejauh mana pun Anda dituntut bersabar, bertambah besar pun kerugian Anda, solusinya hanya satu, DOA. Anda gagal, itu tidak gagal, tetapi belum berdoa.

“Ah Kang Andi, aku sudah berdoa berkali-kali, tapi seperti ini saja.” Jawaban saya satu “DOA”. Mau gagal, mau jatuh, mau dijatuhin, mau apa saja kuncinya DOA.

Pertanyaan lain yang senada “bukankah doa saja tanpa usaha sama dengan bohong?” Jangan salah, siapa yang salah? Yang menjawab itu adalah doa di permulaan, di perjalanan dan di akhir akhirnya bisa jadi, orang-orang yang setuju dengan kata tersebut, mereka juga belum menerima.

Buktinya mereka nggak percaya kalau doa lebih dari cukup. Ada pertanyaan bahkan menjadi buku yang berjudul Dewa Dan Healty: Apakah Agama Itu Obat yang Baik? Mengapa Sains Mulai Percaya [Rabi dan Kesehatan: Apakah Agama Sebuah Obat yang Baik?

Mengapa Ilmu Pengetahuan Mulai Mempercayainya?] Tentu saja, ini alarm yang baik dan mendukung argumen saya, apa pun yang mendukung, doa solusinya.

BERIKUTNYA >>> Apapun Masalahnya Doa Solusinya Bagian 2

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *