Apapun Masalahnya Doa Solusinya Bagian 4

Tips Doa cepat Terkabul Bagian 4

Memang menyenangkan indah, tetapi sesuai dengan doa saya ini tidak memiliki bobot yang baik. Coba, apa ukuran berguna untuk agama, bangsa dan negara.

Sebab, menjadi penjaga sendal sepatu di depan masjid juga berguna. Iya tho? Saya ingin bertanya, apa pertanyaan orang tua, guru, teman atau rekan kerja untuk orang yang baru menikah? Saya rasa memiliki untung, termasuk rumah tangga berrumah tangga juga diberikan untung yang shaleh.

Sekarang saya bertanya, apa doa yang dipanjatkan oleh pasangan yang baru menikah itu sendiri? Kita menebak, mereka menginginkan kelu- arga sakinah, mawadan, warahmah dan anak-anak yang shaleh.

Sungguh ajaib, berbeda hati, kepala dan perasaan, tanpa dikoordinir namun lebih kuat dari doa yang sama. Itulah salah satu keajaiban doa.

Ilmu yang bermanfaat

Ada tiga amal yang bisa mengalir menembus liang lahad.

Sedekah, Ilmu yang bermanfaat dan anak shaleh yang senantiasa mendoakan kedua orang tuanya. Subhanallah, setiap amal anak cucu Adam terputus kompilasi ruh meninggalkan raga.

Namun berbeda dengan ketiga amal di atas, menyertainya Ilmu yang Bermanfaat masuk ke liang kubur. Sepantasnya kita berdoa untuk anak-anak yang belum lahir dengan salah satu atau pertanggungan di atas.

Kita boleh kok memohon agar anak kita kelak menjadi cerdas berbagai ilmu, kita juga bisa memo agar anak kelak dijadikan anak yang shaleh yang berbakti kepada orang tuanya dan kita juga bisa memohon agar si anak kelak suka hobi memberi.

Di antara sekian banyak ilmu, yang paling penting dan mendasar adalah Makrifatullah (mengenal Allah). Ini pondasi utama yang akan mengokohkan cabang ilmu aneka juga ilmu. Amat kabur seorang dokter yang ahli namun kosong dari iman.

Niscaya, ia hanya mempertimbangkan obat yang dapat menyembuhkan yang sembuh. Padahal, obat hanya prantara, Allah jualah yang meyembuhkan. Jika kita mengenal Allah, kita tahu tiga hal, kedudukan kita sebagai hamba, Allah sebagai Rabb, tiada sesuatu pun yang berhak disembah selain Nya, dan apa pun tugas kita. Jika hal ini kita pahami secan mendalam, maka segala yang tercabang darinya akan mudah, yakin dan jelas kita pahami. Seperti doa, tak dir, pilihan, usaha, rezeki, bahkan urusan jodoh pun tidak akan dibuat pusing.

  1. Doa yang Tulus Pasti Dikabulkan

Allah jualah yang ‘menantang’ kita “Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Kukabulkan.” Berdoalah dengan tulus untuk bayi kita dengan calon, shaleh, berilmu dan berharta. Insya Allah hal itu akan terkabul. Dua hal pendorong terkabulnya doa tersebut,

  1. Bersabar dan berprasangka baik untuk Allah

Apa pun yang terjadi pada kita, sabar aja dulu. Yakini berasal dari Allah, dan tiada yang diberikan Allah senantiasa memiliki kebaikan. Jika kita tidak bersabar, malah menjadi tidak layak menerima pengabulan doa dan layak men- gubah ketulusan doa.

  1. Bersabar menunggu pengabulan doa

Jangan salah, terkadang doa kita tidak lang- sung diijabah. Bukan berarti Allah mengingkari janjinya, tetapi mungkin saja Allah masih senang dengan rintihan meminta kita.

Ada kisah tentang dua raja yang sedang sakit parah, raja yang pertama berperangai sementara raja yang lain sering terjadi zhalim.

Penyakit yang sukar dicari obatnya membuat para tabib kerja keras dalam meramu dan menemukan sekiranya apa obat yang tepat.

Sakit itu terus berlanjut sampai ada kabar bahwa obatnya hanya satu yaitu dibutuhkan salah satu jenis ikan tertentu yang sangat langka.

Tidak menunggu lama, bala tentara pun di sebar ke pelosok negeri.

Berbagai informasi yang disampaikan kepada rakyat tentang siapa saja yang dapat menemukan ikan yang diminta akan dapat diterima yang besar.

Anehnya, tentara raja yang zhalim dengan mudah menemukan ikan itu, sehingga lekas sembuh.

Sementara raja yang baik malah tidak memilih hingga maut merengutnyawanya Melihat hal ini, malaikat interupsi untuk Al-lah. “Wahai Allah! Mengapa Engkau memberikan kemudahan kepada raja yang zhalim, sementara kepada raja yang baik sebaliknya.” Allah pun menjawab, “Raja yang zhalim tidak pernah memi- liki amal yang baik sedikit.

Oleh karena itu, menguntungkanya Aku balas di dunia agar tidak ada lagi pahala menguntungkan di akhirat kelak.

Sementara raja yang baik, ia memiliki banyak amal. Oleh karena itu, aku tidak ingin membalasnya di dunia, agar di akhirat ia memiliki amalan yang akan menjadi pelindungnya. “Wallahu Alam

 

jam digital masjid
jam digital masjid
jam digital masjid
jam digital masjid
jam digital masjid
jam digital masjid
jam digital masjid
jam digital masjid
jam digital masjid
jam digital
jam digital masjid
jam digital masjid
jam digital masjid
jam digital masjid
jam digital
jam digital
jam digital
jam digital

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *