sejarah batik

BISNIS BATIK : Salah Satu Bisnis Terbaik di Onlinekan

  1. Frase bahasa Jawa lain yang berkaitan dengan batik adalah “mbatik manah” yang berarti menggambar dengan hati. “Mbatik manah” berarti sesuatu untuk menggambarkan pengalaman mistis dalam membuat batik. Banyak seniman lukis batik yang mendahului pembuatan batiknya dengan ritual doa, meditasi, dan puasa. Hal ini dimaksudkan agar hasil karyanya dapat menjadi media untuk mengekspresikan kedalaman jiwa dan keutuhan harapan

 

  1. Menurut Dr. Kusnan Asa (arkeolog, peneliti, dan guru besar pascasarjana UGM), pengertian batik terdiri atas dua kata yang bergabung menjadi satu. Kedua kata tersebut adalah kata “ba” dan “tik” yang keduanya hampir tidak memiliki arti apa pun. “Ba” berasal dari kata bahan dan “tik” dari titik. Oleh karena itu, jika kedua kata tersebut digabung- kan menjadi satu akan memiliki arti bahan dan titik yang disingkat batik.

 

  1. Di samping itu, Hanggopuro (2002) mengatakan, para penulis terdahulu menggunakan istilah batik yang sebenarnya tidak ditulis dengan kata “batik”. akan tetapi seharusnya “bathik”. Hal ini mengacu pada huruf Jawa “tha”, bu- kannya “ta”. Bahkan ia mengatakan, pemaknaan kata batik sebagai rangkaian dari titik adalah kurang tepat atau salah. Berdasarkan etimologi tersebut, sebenarnya batik identik dikaitkan dengan suatu teknik (proses) mulai dari penggambaran motif hingga pelorodan. Salah satu yang menjadi ciri khas dari batik adalah penggambaran motif pada kain melalui proses pemalaman, yaitu menggoreskan cairan lilin atau malam yang ditempatkan pada wadah yang disebut canting.
  2. Tim penulis dari Yayasan Harapan Kita menjelaskan, batik berasal dari akar kata bahasa Jawa “tik” yang mempunyai pengertian berhubungan dengan suatu pekerjaan yang bersifat halus, lembut, dan kecil yang mengandung unsur keindahan. Pengertian ini bertolak dari pembuatan batik dengan menitikkan lilin atau malam dengan canting sehingga membentuk corak yang terdiri atas susunan titik-titik dan garis-garis.

Secara khusus

atau terbatas, batik merupa- kan seni menulis atau melukis yang dilakukan di atas kain. Dalam pengerjaannya, pembatik menggunakan lilin atau malam untuk mendapatkan ragam hias atau pola di atas kain yang dibatik dengan menggunakan alat yang dinamakan canting. alat ini bisa anda lihat di pabrik batik nur arifin

Dengan pengertian itu, maka batik merupakan karya seni yang bernilai tinggi dan telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia sejak lama. Batik telah mengakar dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Setiap daerah di Indonesia memiliki sejarah dan tradisi membatik yang unik Akibatnya, batik mendapatkan definisi dalam berbagai ungkapan dan pengertian yang berbeda-beda. Berikut ini adalah beberapa pendapat yang mengungkapkan definisi batik secara khusus atau terbatas.

  1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia c (2004), batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerapkan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu. Menurut Yudoseputro (2000), batik berarti gambar yang ditulis pada kain dengan mempergunakan lilin atau malam sebagai media sekaligus penutup kain batik. Dengan demikian, sebagai kata benda, batik dapat diartikan sebagai kain bercorak. contohnya di pabrik batik rozan sangat jelas.
  2. Soedjoko (dalam Babad Sengkala, 1633 dan Pandji Djaja Lengkara, 1770) menulis, batik berasal dari bahasa Sunda yang berarti menyungging pada kain dengan pencelupan.
  3. Murtihadi dan Mukminatun (1997) menyatakan, batik adalah pembuatan bahan sandang berupa tekstil yang bercorak pewarnaan dengan menggunakan lilin sebagai penutup untuk mengamankan warna dari perembesan warna yang lain di dalam pencelupan.
  4. Menurut Hamzuri, batik merupakan suatu cara untuk memberi hiasan pada kain dengan cara menutupi bagian- bagian tertentu dengan menggunakan perintang warna. semua cara diatas bisa anda pelajari di pabrik batik joko marjuki

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *