Bagaimana Ciri KEHAMILAN BULAN KELIMA (17-20 MINGGU)

KEHAMILAN BULAN KELIMA (17-20 MINGGU)

 

TUMBUH KEMBANG JANINKU

 

Minggu ke-17

 

  • Ukuran janin 2 cm dan berat 100 gram.
  • Pertumbuhan terjadi pada rambut, kening dan bulu mata.
  • Janin sudah memiliki sidik jari.

 

Minggu ke-18

 

  1. Ukuran janin 12,5-14 cm dan berat 15 gram.
  2. Janin mulai sensitif dengan suara-suara. Ada baiknya lbu mulai mengajak si kecil bicara dan melantunkan musik- musik klasik atau ayat-ayat suci Al-Qur’an.
  3. Penglihatan janin mulai sensitif. la akan mengedip jika ada cahaya yang silau.

 

Minggu ke-19

 

  • Ukuran janin 16 cm dan berat 226 gram.
  • Tubuhnya ditutupi verniks kaseosa, yaitu lapisan seperti lilin yang melindungi kulitnya.
  • Otak janin telah memiliki jutaan saraf motorik sehingga ia mampu membuat gerakan secara sadar.
  • Janin menelan 500 ml/hari.

 

Minggu ke-20

 

 

  1. Ukuran janin 14-18 cm dan berat 260-300 gram
  2. Terjadi pembentukan kulit, seperti lapisan dermis, epidermis, dan subkutan.
  3. Sistem pernapasan dan penyempurnaan paru berlangsung
  4. Pigmen kulit janin pun telah terlihat.
  5. Pertambahan berat badan lbu rata-rata 5,5-6,3 kilogram.

 

APAKAH IMUNISASI DALAM KEHAMILAN ITU PENTING?

 

Imunisasi selama kehamilan merupakan tindakan pencegahan terhadap penyakit-penyakit yang akan membahayakan diri lbu dan janin. Ibu mungkin banyak mengenal jenis imunisasi, tapi yang dianjurkan selama kehamilan adalah imunisasi dengan menggunakan vaksin dari virus yang sudah mati. Selama kehamilan, tubuh sangat rentan untuk menerima imunisasi yang berasal dari virus yang hidup. Hal ini akan membahayakan kesehatan lbu dan janin.

 

  1. Imunisasi TT (Tetanus Toxoid)

 

Imunisasi TT (Tetanus Toxoid) akan membantu lbu dan janin untuk mencegah timbulnya infeksi oleh kuman tetanus yang dapat mengancam jiwa. Ketika hamil, tubuh rentan terhadap infeksi dan saat melahirkan pun pemotongan tali pusat bayi juga rentan terhadap infeksi tetanus. Oleh karena itu, pentingnya imunisasi TT selama kehamilian wajib dipenuhi.

 

Jangan lupa untuk melengkapi imunsasinya hingga TT5 sesuai jadwal (tidak perlu menunggu sampai kehamilan berikutnya).

 

  1. Imunisasi Influenza

 

Penyakit Influenza yang sering diabaikan ternyata menjadi salah satu penyebab kematian bayi didunia. Menurut WHO (Badan Kesehatan Dunia), ibu hamil seharusnya mendapatkan imunisasi influenza yang dapat melindungi dirinya dan janin, apalagi risiko ini akan semakin meningkat jika sang ibu mengalami kurang gizi. Penyakit ini akan menyerang pada saat bayi sebelum menginjak usia enam bulan. Untuk memastikan hal itu tidak terjadi, maka ibu hamil diwajibkan untuk mendapatkan imunisasi ini ketika kehamilan di atas empat bulan.

 

 

  1. Imunisasi Hepatitis B

 

Jika sebelumnya kita sudah membahas pemeriksaan laboratorium Hepatitis B, maka sekarang waktunya untuk membahas mengenai imunisasinya. Seseorang jarang mengetahui bahwa dirinya sedang mengidap penyakit Hepatitis B. Tentu saja ini menjadi sangat berbahaya bagi lbu karena akan menularkannya ke janin. Namun, jika saat pemeriksaan laboratorium anti-HbsAg positif, maka Ibu tidak perlu imunisasi lagi karena tubuh sudah kebal terhadap virus ini. Waktu yang pas untuk pemberian imunisasi ini adalah pada saat kehamilan memasuki di bulan pertama, kedua, dan keenam.

 

  1. Imunisasi Meningococcal

 

Imunisasi ini memiliki tujuan untuk menghindari lbu dari penyakit radang selaput otak. Jika terkena penyakit ini, maka sang janin akan ikut tertular dan akan menjalar ke otaknya. Waktu yang pas untuk pemberian imunisasi ini adalah setelah kehamilan di atas empat bulan.

Jangan biarkan anda mengalami gangguan kehamilan ke 2 dan seterusnya atasi dengan obat penyubur kandungan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *